Begini Penampakan Obat PCC yang Bikin Puluhan Siswa Kendari Bak Orang Gila Sampai Masuk RSJ - Misteri Kisah
loading...

Begini Penampakan Obat PCC yang Bikin Puluhan Siswa Kendari Bak Orang Gila Sampai Masuk RSJ

Penampakan obat pcc bikin siswa kendari masuk RSJ, Misterikisah.com ~ Belum lama ini beredar video bocah asal Kendari yang bertingkah aneh bak zombie tengh merangkak di kubangan. Ia disebut berlaku demikian usai menelan pil "orang gila".


Hal yang sama juga dialami oleh puluhan siswa di Kendari, mereka terpaksa menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kendari setelah meminum obat PCC yang didapat dari seseorang tak dikenal. Data terakhir yang diketahui, jumlah korban obat terlarang yang dirawat di RSJ mencapai 26 orang.

Seperti apa bentuk obat PCC yang terlarang itu? Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniati, menjelaskan obat terlarang itu ada yang berbentuk cair dan ada pula yang berbentuk tablet. Untuk bentuk tablet, pada obat itu tertulis Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC). Sementara, obat bentuk cair bisa dicampur ke dalam minuman.

"Sampai saat ini, kami belum bisa pastikan jenis obat apa yang dikonsumsi para korban itu," katanya dikutip Misterikisah.com dari laman Antara, Kamis (14/9/2017).

Akibat mengonsumsi obat terlarang itu, para korban dari kalanan pelajar mengalami gangguan mental. Gejala yang dialami sama, mereka bertingkah bak orang gila, mengamuk, berontak, dan bicara tidak karuan usai mengonsumsi obat yang mengandung zat berbahaya itu.

"Sebagian harus diikat," ujar Murniati.

Pada hari Kamis pukul 10.00 WIB, BNN Kendari menyebut sudah ada 61 pasien yang dirawat akibat mengonsumsi obat PCC itu. Selain di RSJ Kendari, sejumlah pasien lain yang juga pegawai dan ibu rumah tangga dirawat tersebar di RSU Bahterams, RSU Bhayangkara, RSU Kota kendari, dan RSU Korem 143 Kendari.

BNN bekerja sama dengan polisi dari Polda Sultra berhasil menangkap lima tersangka yang keseluruhannya adalah wanita. Menurut Humas BNNP Sultra Adi Sak-Ray, para tersangka mengedarkan obat terlarang itu melalui jaringan ke komunitas anak-anak muda. Pemakai obat itu memang didominasi kalangan mahasiswa dan pelajar.

"Jadi, obat ini disampaikan dari mulut ke mulut di komunitas mereka (korban), dari teman-temannya dikatakan obat ini bisa bikin fly, tenang. Tersangka awalnya mengedarkan obat secara gratis, lalu setelah pembelian pertama, korban haru membayarnya," kata Adi.

Spain itu, sekitar pukul 02.00 Wita, polisi juga mengamankan seorang tersangka perempuan berinisial ST (39), seorang ibu rumah tangga penjual obat PCC di Jalan Kemuning, Kelurahan Watu Watu, Kecamatan Kemaraya, Kota Kendari.

Waspadalah kepada para orang tua, atau jika Anda atau anak Anda diberi makanan atau minuman dari orang yang tak dikenal sebaiknya jangan diterima atau jangan dikonsumsi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. [Misterikisah/ Ant]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...
loading...
Aplikasi_Android