Ternyata Rano Karno Pernah Ditolak Menjadi Pemeran Dalam Film G30S PKI Karena Hal ini - Misteri Kisah
loading...

Ternyata Rano Karno Pernah Ditolak Menjadi Pemeran Dalam Film G30S PKI Karena Hal ini

Misterikisah.com ~ TNI Angkatan Darat memerintahkan jajarannya menggelar nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI pada 30 September mendatang. Film yang sempat dihentikan penayangannya saat awal era reformasi tersebut dibintangi sejumlah artis terkenal masa itu.

Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 10 ribu pemeran tambahan terlibat dalam film ini. Karena besarnya jumlah peran, pencarian pemeran untuk film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI tergolong sulit.

Sang sutradara Arifin C Noer mencoba untuk menempatkan aktor yang mirip dengan tokoh-tokoh sejarah yang digambarkan. Begitu sulitnya proses casting, bahkan aktor terkenal sekelas Rano Karno pun pernah ditolak.

Dikutip dari id.wikipedia.org, Rano Karno mengingat bahwa ia ditolak untuk peran Pierre Tendean. Alasan penolakan melakonkan ajudan Abdul Haris Nasution tersebut karena Pierre Tendean tidak memiliki tahi lalat di wajahnya.

Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI meraih sukses secara komersial maupun kritis.Film ini menerima tujuh nominasi dalam Festival Film Indonesia 1984. Memenangkan satu penghargaan Citra untuk skenario terbaik.

Film ini kalah dalam empat kategori, sebagai Sutradara Terbaik, Sinematografi Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, dan Penataan Musik Terbaik, oleh film Budak Nafsu karya Sjumandjaja.

Sementara Ponirah terpidana karya Slamet Rahardjo memenangi Penataan Artistik Terbaik.

Baca Juga: Pemeran Kapten Pierre Tendean Ternyata Dipukul Popor Senjata Hingga Disundut Rokok Betulan, Begini Pengakuannya

Pada Festival Film Indonesia 1985 Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI menerima Piala Antemas (Penghargaan Khusus) sebagai Film Unggulan Terlaris periode 1984-1985. (*)

Src: Tribunnnews

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...
loading...