4 Kebodohan Terbesar di Dunia Oleh Manusia Ini Berakhir Mengerikan, Nomor 2 Banyak Makan Jutaan Korban Jiwa - Misteri Kisah
loading...

4 Kebodohan Terbesar di Dunia Oleh Manusia Ini Berakhir Mengerikan, Nomor 2 Banyak Makan Jutaan Korban Jiwa

Kebodohan terbesar di dunia oleh manusia, Misterikisah.com ~ Walau pada hakikatnya manusia diberi akal sehat untuk berpikir dengan tepat apa pun tindakan yang dilakukannya. Tapi tak sedikit orang yang terlalu bodoh untuk menyadari akibat dari tindakan yang dilakukannya.

Bahkan hal-hal konyol tersebut berdampak buruk bagi ratusan bahkan jutaan manusia lainnya sehingga menyebabkan bencana yang lebih mengerikan. Dikutip Misterikisah.com dari laman Unbelievable-facts.com, berikut 4 kebodohan terbesar di dunia yang pernah dilakukan manusia.

1. Diskon Besar-besaran yang Berakibat Kematian
Pada 2008, digelarlah Black Friday di Long Island, yakni diskon Nasional secara besar-besaran. Untuk mengantisipasi membludaknya pembeli, beberapa karyawan dari Long Island Walmart membentuk rantai manusia pada jam 5 pagi ketika toko hendak dibuka. Namun, mereka tak mampu menghentikan kerumunan masyarakat yang berdesakan masu.
Satu karyawan, Jdimytai Damour tanpa sengaja terjatuh dan terinjak-injak. Akibatnya dia menderita serangan jantung. Paramedis mencoba memompa jantungnya, namun gagal menyelamatkan nyawanya.
Ketika polisi dan karyawan mencoba untuk memberitahu pembeli agar pergi karena seorang karyawan meninggal, beberapa orang malah berteriak, “Aku sudah dalam antrian sejak Jumat pagi!” dan terus belanja.
Beberapa orang lainnya, termasuk wanita yang hamil delapan bulan, menderita luka-luka.

2. Kampanye berantas 4 hama

Pada 1958, Mao memperkenalkan kampanye yang disebut Four Pests Campaign. Tujuannya untuk memberantas nyamuk yang menyebabkan malaria, tikus yang membawa wabah, lalat yang membawa bakteri berbahaya, dan burung pipit suka memakan biji gandum dan buah. Cara yang dilakukan terbilang sadis.
Mereka bukannya menakut-nakuti burung pipit dengan bunyi-bunyian melainkan dengan cara membunuhnya.
Tak cuma menembak, masyarakat China sampai menghancurkan sarang dan telur.
Akibatnya populasi burung pipit menurun drastis. Mirisnya tanaman padi bukannya mengalami peningkatkan, namun justru penurunan. Sebab menyebabkan populasi belalang dan serangga pemakan tanaman membludak. Akibatnya kelaparan terjadi dimana-mana yang menewaskan lebih dari 20 juta orang.

3. Bunuh diri yang tragis

Sunil Tripathi, seorang mahasiswa sarjana di Universitas Brown, hilang 16 Maret 2013.
Keluarganya segera mengupload video di YouTube dan mendirikan sebuah halaman Facebook untuk membantu mencarinya. Sehari setelah pemboman Boston Marathon, sebuah Redditor yang dibuat subreddit untuk mengkonsolidasikan informasi seputar peristiwa mulai melakukan identifikasi.
Ada 3.000 orang yang bergabung dengan subreddit untuk melakukan penelidikan.
Setelah FBI merilis gambar dari tersangka, seorang Redditor menyebut Sunil sebagai tersangka karena kemiripan wajah. Walau pun ada aturan yang melarang penetapan tersangka tanpa bukti, namun polisi lebih percaya pada pendapat publik.
Segera orang-orang mulai mencoba menghubungi keluarga Tripathi dan memposting pesan marah pada halaman Facebooknya. Pada hari yang sama, para pembom yang sebenarnya muncul dan membunuh seorang perwira polisi.
Namun banyak yang tak menyadarinya. Mereka lebih memperhatikan kasus pengeboman dan keterkaitan Sunil di dalamnya. Bahkan seorang reporter sampai memposting di Twitter dan menyebut Sunil sebagai tersangka utama pengeboman. Postingan itu langsung mendapat perhatian dunia.
Akibat tuduhan yang terus menekannya, akhirnya pada 23 April, Sunil ditemukan tewas, mengambang di Sungai Seekonk belakang Wyndham Garden Providence Hotel. Penyebab kematiannya dikonfirmasi oleh keluarga sebagai bunuh diri.

4. Tulip mania
Pada tahun 1637, orang-orang di Belanda begitu terobsesi dengan tulip. Mereka rela menukar satu ton mentega, 1.000 kg keju, atau 12 domba demi mendapatkan beberapa jenis bunga. Harga tulip mencapai puncak pada musim dingin 1636 dengan harga sama dengan 10 kali gaji pekerja ahli selama setahun. Sayang, pada Februari 1637, harga tulip turun drastis dan menyebabkan kerugian dimana-mana.

Baca Juga:

Bagaimana menurut Anda? [Misterikisah/ Fu]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...
loading...