Mengharukan! Semua Dokter Beri Hormat pada Jenazah 'Siswa Berusia 11 Tahun Ini', Ternyata Ia Telah Lakukan Perbuatan Mulia Ini - Misteri Kisah
loading...

Mengharukan! Semua Dokter Beri Hormat pada Jenazah 'Siswa Berusia 11 Tahun Ini', Ternyata Ia Telah Lakukan Perbuatan Mulia Ini

Dokter beri hormat pada jenazah siswa 11 tahun, Misterikisah.com ~ Seorang siswa SD di Shenzhou, Tiongkok bernama Liang Yaoyi,  yang baru berusia 11 tahun ini divonis menderita kanker otak. Sebelum menghembuskan nafas teakhir, ia ingin mendonasikan ginjal dan hatinya. Pada 6 Juni 2015 lalu, keinginannya tercapai, organ yang didonasikannya telah menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Pada hari yang berduka itu, di ruang UGD, Yaoyi telah kehilangan kesadarannya, tidak bisa menutup matanya sendiri, karena itu dokter mengoleskan salep pada matanya. Ia menderita karena siksaan tumor otak, ia pernah ingin mengubah cita-citanya. Jika saja ia bisa sembuh, ia ingin menjadi seorang dokter, untuk menyembuhkan penyakit semua orang.
Sebelumnya, ia hanya ingin menjadi seorang bos besar, punya banyak uang dan bisa berbakti pada ibunya.
Namun, sayang sekali, dia sudah tidak bisa menjadi dokter lagi, dia memutuskan untuk menyumbangkan organnya, dan menyumbangkan mayatnya untuk penelitian sekolah kedokteran. Dengan begini, ia juga sekaligus meraih mimpinya masuk ke fakultas kedokteran.

Terlihat semua dokter memberikan penghormatan tiga kali kepada Yaoyi dan ibundanya ketika tim dokter mendorong jenazah Yaoyi keluar dari ruang operasi. Pada saat itu, sang ibu tak kuasa menahan isak tangisnya, ia meratap sedih sambil menutup mukanya.
Yaoyi adalah anak bungsu dalam keluarganya, meski memiliki kakak, namun dimata keluarga, dimana meski merupakan putri bungsu, tapi dia bukanlah seorang anak yang manja. Tidak hanya itu, prestasi Yaoyi di sekolahnya juga selalu berada di ranking teratas dan menjadi murid teladan. Namun takdir berkehendak lain, penyakit telah membawa pergi pahlawan kecil ini.
Pada pukul 17:17 waktu setempat, seusai operasi, dokter memakaikan pakaian untuk Yaoyi, sementara di sampingnya ada dua kotak penghangat untuk menaruh organ yang didonasikan oleh Yaoyi, yaitu ginjal dan hati. Di luar ruang operasi, saat ditanya mengapa mau menyumbangkan organ tubuhnya,

“Saat datang ke Shenzhou, aku melihat banyak orang mendonorkan darah, banyak orang berbuat amal, aku merasa mereka sangatlah hebat, dan aku juga mau seperti mereka.”kata Yaoyi kepada ibunya,

Baca Juga:

Mulia sekali bukan? Bagaimana menurut Anda? [Misterikisah/ Eb]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...
loading...