Intip Kehidupan Suku Primitif nan Misterius Afrika Kuno Ini, 8 Tahun Sudah Melahirkan Anak, Hidup dengan Memakan Semut, Usia Hidup Mereka Hanya Sampai Segini! - Misteri Kisah
loading...

Intip Kehidupan Suku Primitif nan Misterius Afrika Kuno Ini, 8 Tahun Sudah Melahirkan Anak, Hidup dengan Memakan Semut, Usia Hidup Mereka Hanya Sampai Segini!

Intip kehidupan suku primitif misterius di Afrika Kuno, Misterikisah.com ~ Suku Pygmy tinggal di hutan khatulistiwa atau hutan hujan tropis di Afrika tengah, tubuh mereka kecil dan pendek. Mereka mengklaim diri mereka adalah anak rimba, hidup dengan cara primitif yakni berburu.



Mari mengenal lebih lanjut suku pedalaman nan misterius ini.

1. Usia hidup pendek, melahirkan anak pada usia 8 tahun
Usia hidup suku ini umumnya sekitar 30-40 tahun, di sini kaum prianya berburu, sementara wanitanya di rumah. Semua suku ini tinggal di sebuah pondok yang terbuat dari jerami yang dibangun sendiri. Usia 8 tahun sudah nikah dan melahirkan anak, tinggi badan mereka umumnya kurang dari 140 cm.

2. Suka makan semut dan binatang lainnya
Suku Pygmy adalah salah satu ras dalam keturunan Negro-Australia. Meski memiliki tubuh yang terbilang pendek, namun mereka sangat kuat. Selain berburu, mereka juga suka memakan berbagai jenis serangga. Selama bisa dimakan dan ditemukan, semua itu menjadi makanan mereka.

3. Usia 8 tahun sudah termasuk dewasa
Suku ini sudah berkembang dewasa pada usia 8 tahun, karena itulah mereka sudah boleh menikah dan memiliki anak pada usia 8 tahun! Bagi kita mungkin usia 8 tahun masih sibuk main kelereng atau semacamnya, sementara suku pygmy sudah menikah dan bahkan melahirkan anak!

4. Suka melukis tubuh
Sama seperti suku primitif lainnya, suku bangsa Pygmy juga suka melukis sesuatu di tubuh mereka. Hal ini dianggap sebagai kepercayaan dan derajat mereka. Gambar yang dilukis ada yang berpola tradisional dan hasil kreativitas masing-masing.

5. Kesetiaan setelah menikah
Suku Pygmy menganut sistem monogami, merteka akan setia satu sama lain setelah menikah, dan dipastikan tidak akan pernah macam-macam. Mungkin inilah bentuk cinta manusia primitif, kedua belah pihak akan setia.

Mungkin dikarenakan hidup terisolasi dalam jangka waktu yang lama dari dunia luar, sehingga indera penciuman mereka sangat peka, tenaga mereka sangat kuat bak seekor sapi. Dan lagi-lagi mungkin karena mereka hidup di hutan rimba tak terjamah, sehingga tubuh mereka pendek. Secara umum, mereka adalah salah satu suku tertua Afrika.(*)

Sumner: Erabaru

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...
loading...