Ashanty: Inilah Kisah Haru Perjuangan Mama Ketika Melahirkan Diriku - Misteri Kisah
loading...

Ashanty: Inilah Kisah Haru Perjuangan Mama Ketika Melahirkan Diriku

Misterikisah.com ~ Salah satu pesohor tanah air, Ashanty tengah berduka. Pasalnya sang ibu meninggal dunia pada hari Minggu (6/11/2016) kemarin pada pukul setengah lima sore. Ashanty nampaknya masih sangat sedih dengan kematian ibunya, Ratu Farida Hanum Siddik (72).

Tabloidnova.com melansir bahwa Ashanty nampak sangat sedih dan duduk di samping kanan jenazah ibunya. Dia menggunakan pakaian serba hitam sambil berurai air mata. Ashanty tertunduk beberapa kali. Dia menatap wajah jenazah ibundanya yang terbaring kaku.

Sesekali, dia mengusap kening ibunya. Anang Hermansyah, suami Ashanty terlihat bersandar pada lemari berwarna putih. Kedua mata Anang tampak sembab sembari melihat jenazah sang mertua dari kejauhan. Anang masih bisa menyapa para pelayat yang memenuhi rumah duka.

Ibunda Ashanty menderita diabetes melitus. Tapi sepertinya bukan itu yang menyebabkan kematian pada dirinya. Seperti yang diberitakan, wanita berusia 72 tahun tersebut meninggal usia terjatuh di kamar mandi. Meskipun sempat dibawa ke rumah sakit, ibunda Ashanty sudah dinyatakan meninggal sejak dalam rumah.

Selama ini, Ashanty sangat menghormati ibunya. Ini wajar karena ternyata perjuangan sang ibu ketika melahirkan Ashanty terbilang sangat berat.

Sebelum ajal menjemput sang ibu, Ashanty ternyata sempat mengisahkan bagaimana perjuangan sang ibu melahirkan dia. Cerita tersebut diposting pada akun Isntagramnya kurang lebih 5 minggu yang lalu. Ashanty bercerita bahwa sang ibu melahirkannya pada usia 41 tahun. Ratu Farida harus menempuh perjuangan yang sangat tidak mudah karena mengandung Ashanty ketika dia masih mendampingi suaminya bertugas di tengah peperangan Pakistan.

Beginilah penuturan istri dari Anang Hermansyah itu:

Mama melahirkan aku diumur 41 tahun normal.

Perjuangan saat hamil 7 bulan ketika di Pakistan mendampingi papa tugas.

Harus pulang dgn semua kesusahan krn lg perang..

Membesarkan sendiri 5 anaknya tanpa bantuan pengasuh.

Mendidik dan menyayangi aku sampai aku besar, rela dirinya yg susah asal anak2 nya bahagia.

Mengorbankan kebahagiaannya demi anak2 nya, semua yg mama lakuin ngga mungkin aku lupain.

Maafin semua nakal2nya aku, khilaf2 nya, ngelawan2 nya,.. u are the best mom in the world.

Semoga kita semua anak2 mama bisa membahagiakan mama semampu kami.

Dan semoga mama bisa sembuh sehat lg, dan slalu dipanjangkan umurnya oleh Allah swt i love mama n grandma.

Ashanty juga sempat mendoakan kesembuhan untuk ibunya namun Tuhan memiliki kehendak lain. Wanita yang paling disayangi Ashanty itu harus menghadap Rabbnya.

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...