Lahirkan Bayi di Dalam Mobil, Ibu Ini Malah Dapat Tagihan Rumah Sakit Hampir 100 Juta - Misteri Kisah
loading...

Lahirkan Bayi di Dalam Mobil, Ibu Ini Malah Dapat Tagihan Rumah Sakit Hampir 100 Juta


Misterikisah.com ~ Paula D’Amore asal Florida, Amerika Serikat, melahirkan buah hatinya tanpa ambulans berisi perawat, dokter, dan epidural, tetapi dia malah dihadapkan pada tagihan rumah sakit sebesar 7.400 dollar AS atau setara dengan Rp 96 juta.

“Saya rasa tagihan itu sangat keterlaluan,” kata D’Amore seperti dikutip Misterikisah.com dari laman Kompas.

Lebih lanjut D’Amore menceritakan, dia merasakan kontraksi aktif semenjak dari rumah dan selama berada di dalam mobil yang dikendarai oleh suaminya.

Kemudian, tak jauh dari Gedung Boca Raton Regional Hospital, kepala bayi D’Amore telah keluar dan D’Amore pun harus segera melahirkan secepatnya.

Akhirnya, dia pun melakukan proses persalinan tersebut tepat di lapangan parkir Boca Raton Regional Hospital dengan bantuan suami serta sejumlah perawat.

Beruntung bayinya lahir dengan selamat, para perawat dan dokter tersebut segera melarikan D’Amore untuk proses melahirkan plasenta.

Tetapi apa yang terjadi kemudian?

Tujuh bulan berlalu, D’Amore dan sang suami mendapatkan tagihan baru dari rumah sakit yang menyatakan bahwa mereka harus membayar biaya sewa ruang bersalin yang sangat besar.

“Kami mengerti dan kami bersedia membayar apa yang diberikan oleh rumah sakit. Namun, biaya ruang bersalin yang besar itu sangat mengada-ada karena saya melahirkan bayi saya di bangku mobil,” ungkapnya.

Menurut D’Amore, biaya ribuan dollar AS itu merupakan tagihan untuk para wanita yang jelas bersalin selama berjam-jam dalam ruang melahirkan lengkap dengan dokter, perawat, obat, dan alat-alat medis lainnya.

Tetapi biaya sebesar itu, kata D’Amore, tentu saja bukan untuk wanita yang melahirkan bayi seperti kasusnya.

Saat dikonfirmasi, pihak rumah sakit Boca Raton Regional memberikan keterangan bahwa jumlah tagihan itu merupakan angka yang lazim untuk pelayanan persalinan sebelum dan sesudah melahirkan.

Sayang, mereka (pihak rumah sakit) tidak bersedia memberikan penjelasan lebih banyak.

D’Amore menceritakan, akhirnya dia bersedia membayar biaya yang tidak masuk akal tersebut asalkan rumah sakit memberikan permohonan maaf tertulis yang ditujukan kepada bayinya karena tidak menyediakan fasilitas selayaknya saat hari kelahirannya.  (Rakhma/ Kompas.com )

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...