Tertangkap Lakukan Perzinahan, Dua Pasangan Remaja Di Aceh ini Diguyur Air Comberan, Begini Kejadiannya - Misteri Kisah
loading...

Tertangkap Lakukan Perzinahan, Dua Pasangan Remaja Di Aceh ini Diguyur Air Comberan, Begini Kejadiannya

Misterikisah.com ~ Muda-mudi jaman sekarang acapkali berpacaran diluar batas. Atas nama cinta dan tak kuat menahan hawa nafsu, mereka bahkan tak segan-segan melakukan perbuatan layaknya suami istri sebelum resmi menikah. Seperti yang terjadi pada dua pasang kekasih ini. Mereka tertangkap basah sedang berbuat asusila.

Mereka berinisial Saf (20), warga Desa Alue Ie Puteh, Baktiya, Aceh Utara, yang bekerja sebagai mekanik, dan kekasihnya Nur (17), warga Desa Leubok. Sepasang lagi, Am (22), warga Desa Biram Rayeuk dengan identitas sebagai petani, dan kekasihnya Na (15), warga Desa Leubok.

Seperti dikutip Misterikisah.com dari The Atjeh Pos, massa di Desa Biram Rayeuk menangkap mereka usai lakukan perzinahan di rumah kosong itu Senin sekitar pukul 01.20 WIB dinihari.


Sudah malu karena digerebek. Mereka harus menerima hukuman dari warga yang geram dengan perbuatan mereka dengan menerima siraman air comberan.
Karuan saja tubuh pasangan ini basah, kotor, dan berbau.

Setelah diarak ke meunasah (surau) dan dimandikan air comberan, mereka diserahkan ke Polsek Tanah Jambo. Polisi melimpahkan mereka ke Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Utara yang selanjutnya diserahkan ke aparat desa domisili empat warga itu.

Kesepakatan keluarga menikahkan dua pasangan kekasih itu, kata Kepala Polsek Tanah Jambo Aye Mardan P didampingi Kanit Reskrim Junaidi kepada wartawan, tadi siang.

Mardan mengingatkan masyarakat tindak main hakim sendiri saat menangkap pelaku pelanggar Qanun Syariat Islam. Kata Mardan, laporkan kepada polisi jika ada kasus seperti itu untuk ditangkap dan kemudian dilimpahkan ke WH.

Sebelumnya, pada 26 Juni, sepasang remaja juga dinikahkan setelah massa menangkap usai tertangkap melakukan perzinahan di rumah toko kosong, Desa Keude Matang Payang, Tanah Pasir, Aceh Utara.

Sepasang kekasih itu berinisial AR (18), warga Desa Keude Matang Payang dan kekasihnya, EK (17), warga Desa Meunasah Nga Matang Ubi, Lhoksukon, Aceh Utara. Mereka juga dibawa ke Polsek Tanah Pasir yang kemudian diserahkan ke WH dan dipulangkan kepada aparat desa. Selanjutnya, mereka dinikahkan.

Mereka juga dikenakan sanksi adat berupa pembayaran 40 zak semen untuk desa, kata Kasubbag Humas Polres Aceh Utara Zam Zami A.

Masih di Kabupaten Aceh Utara, sepasang remaja lainnya ditangkap tengah berkhalwat dalam kondisi hampir tanpa pakaian di Desa Geulumpang Tujoh, Matangkuli, Aceh Utara pada 25 April silam, akhirnya dinikahkan oleh masyarakat setelah mendapat persetujuan keluarganya.

Imam Desa Geulumpang Tujoh, Muhammad Yusuf kepada wartawan mengakui sepasang remaja itu telah dinikahkan sehingga menjadi suami isteri. [Misterikisah/ Ap]

Baca Juga:


Video Lain Pasangan Remaja diguyur Comberan karena Tertangkap berzina di WC Masjid


Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...