Tinggal Dengan Tantenya Yang Sakit Jiwa, Bocah ini Harus Kerja Urus Adiknya, Kisahnya Bikin Sedih - Misteri Kisah
loading...

Tinggal Dengan Tantenya Yang Sakit Jiwa, Bocah ini Harus Kerja Urus Adiknya, Kisahnya Bikin Sedih

Misterikisah.com ~ Nasib memilukan dua bocah ini, Soni (14) dan Marcel (3) menjadi perhatian masyarakat Tangerang. Kedua anak ini tinggal di sebuah rumah yang kondisinya hampir ambruk di Perumahan Bugel Mas Indah Blok D2 RT 05/05 Kelurahan Bugel Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.


Mirisnya, karena sudah tak tinggal bersama orang tua, Soni sebagai kakak menjadi tulang punggung keluarga. Meski usianya masih di bawah umur, ia berusaha menghidupi adiknya yang masih kecil.

 

Ironisnya ibunda 2 bocah malang ini yang bernama Mariska meninggalkan mereka karena menikah dengan pria lain. Sementara sang ayah sudah tiada karna komplikasi penyakit. Yang lebih miris, kedua bocah itu tinggal bersama dengan tantenya yang bernama Desi diketahui mengidap gangguan kejiwaan.

“Informasi yang kami terima, anak anak itu tinggal bersama dengan tantenya. Tapi tantenya diindikasi sedikit mengalami gangguan jiwa,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Rahmat Hadis, dilansir dari Merdeka.

Kondisi tersebut memaksa Soni haris putus sekolah dan bekerja di sebuah warung kopi. Soni sendiri memiliki dua adik lainnya, namun mereka dibawa oleh sang ibunda.

“Ibu pergi sudah setahun. Tapi masih suka datang, cuma jarang jarang. Saya kerja di warung kopi, sehari dapat Rp 10.000. Ada tante juga di rumah,” terang Soni dengan nada pelan.


Rumah yang dihuni Soni, Marcel dan tantenya hampir ambruk serta tak terawat (Merdeka.com)
Bocah tersebut sangat berharap bisa tinggal dengan ibunya namun ia tak habis pikir mengapa sang ibu tega meninggalkan ia beserta adiknya.

“Pengen ibu datang jemput dan hidup bareng-bareng,” ucapnya lirih.

Dari penuturan tetangganya bernama Teti, sang adik Marcel kerap mengalami kekerasan oleh Desi.

“Tantenya stres sudah lama, suka ngamuk-ngamuk sendiri. Marcel pernah diangkat-angkat kakinya, dipelintir-pelintir, dibawa dan digeletakkan begitu saja di jalan,” papar Teti.

Akibatnya, Marcel kini mengalami gangguan pertumbuhan seperti belum bisa bicara dan tidak bisa berjalan. Ia hanya memberi isyarat dengan tangan ketika menginginkan sesuatu.

“Kalau jalan, dia harus merangkak. Kakinya agak bengkok, mungkin karena pernah dipelintir,” imbuh Teti.

Warga sekitar sudah berupaya membantu Soni dan Marcel dengan memberikan makan ataupun memandikan Marcel secara diam-diam. Sebab jika ketahuan, tantenya akan mengamuk dan Marcel pun akan kembali menjadi sasaran.

“Ya kalau makan dia suka ke rumah tetangga. Kadang suka sedih, melihat pakaiannya kotor, tidak mandi berhari-hari. Biaya listrik dan air juga ditanggung warga lewat kas RT,” katanya.

Warga juga sebenarnya sudah bertindak, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Agus, tetangganya yang melaporkan kepada Kelurahan dan Dinas Sosial. Hanya saja Marcel cuma dirawat sebentar dan dikembalikan lagi ke tantenya.

“Sudah berkali-kali dilaporin, cuma dirawat sebentar. Tidak ada kelanjutannya. Malah dibalikin lagi, sudah tahu kondisinya begini,” tuturnya.

Kini Soni dan Marcel dibawa ke Dinas Sosial untuk dirawat di rumah singgah. Keduanya sementara diasuh dan tinggal di sana serta menjadi tanggungan pemerintah daerah.

Baca Juga:

- Gadis Ini Mirip Seperti Barbie, Namun Ia Justru Tak Bahagia, Lihat Kisahnya Yang Menyedihkan
- Hati Orang Tua Ini Hancur Setelah Melihat SMS di HP Putrinya, Ini Isi SMS-nya yang Membuat Teriris
- Bikin Geger, Mantan Pacar Datangi Undangan Pernikahan Tapi Malah Sebar Foto Tak Senonoh Pengantin, Begini Kejadiannya
 
Semoga 2 bocah malang ini mendapat perhatian dan kasih sayang yang layak ya. [Misterikisah/ Merdeka]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...