Menderita Penyakit Kulit Langka, Kisah Gadis India Ini Begitu Memilukan - Misteri Kisah
loading...

Menderita Penyakit Kulit Langka, Kisah Gadis India Ini Begitu Memilukan

Misterikisah.com ~ "Namun apa salahku? Apa dosa yang telah saya lakukan sehingga aku dikutuk dengan penyakit ini. Saya ingin hidup. Tolong bantu saya, jika Kamu bisa,” kata-kata memilukan ini dari seorang gadis asal India bernama Shalini Yadav (16) di media sosial.

Shalini menderita penyakit kulit yang langka. Kulit sekujur tubuhnya tak seperti kulit manusia lain. Jika disentuh, kulitnya kaku dan mengeras.

Setiap harinya setiap tiga jam, Shalini harus mengoleskan pelembab pada tubuhnya untuk memperlambat proses pengkakuan kulit. Salini juga harus merendam tubuhnya di dalam air setiap satu jam sekali, tak peduli siang atau malam agar kulitnya tak tampak mengeras.

Dikutip Misterikisah.com dari laman Tribunnews.com, menurut diagnosa dokter, Shalini menderita eritroderma yakni penyakit inflamasi kulit yang juga dikenal dengan “red man syndrome”.
Penyakit ini menyebar keseluruh bagian tubuh, yang kemudian berbentuk seperti sisik dan mengelupas. Setiap 45 hari, kulitnya selalu sejak ia lahir.

Mirisnya, belum ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan penyakit aneh ini.

Malangnya lagi, Shalini tak bisa bersekolah. Ia terpaksa dikeluarkan karena murid-murid lain ketakutan melihat rupanya yang tak seperti manusia normal. 

"Penyakit ini tidak membunuh anak saya, tetapi mengambil kehidupannya sedikit demi sedikit," ujar Shalini.



Shalini terlahir sebagai putri sulung dari tiga bersaudara. Ia berasal dari keluarga kurang berada sehingga tak mampu untuk mengobati Shalini. Orangtuanya sendiri sudah terbebani dengan biaya 8 anggota keluarga termasuk kakek nenek Shalini.


Ibunya, Devkunwar mengungkapkan penyakit langka yang diderita putrinya sudah ada sejak lahir.

"Kami telah berkunjung ke beberapa dokter namun belum ada satupun yang dapat menyembuhkannya. Bahkan kondisinya menjadi semakin buruk," tuturnya.

Devkunwar sebenarnya tak tega juga saat melihat kulit anaknya terkelupas.

"Itu menyebabkan rasa sakit yang luar biasa kepada anak saya," lanjut dia.

Devkunwar masih bersyukur, dua adik Shalini yakni Sejal (15), dan Price (8) lahir dan tumbuh normal sehingga tak menghadapi permasalahan besar yang diderita oleh kakaknya.

Baca Juga:

Kita juga patut bersyukur memiliki kondisi fisik yang normal. Semoga saja, Salini diberikan jalan menuju kesembuhan ya? Amiin. [Misterikisah/Tn]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...