Kejam! 7 Kebun Binatang Ini Juga Kurung Manusia Untuk Dipamerkan Seperti Hewan - Misteri Kisah
loading...

Kejam! 7 Kebun Binatang Ini Juga Kurung Manusia Untuk Dipamerkan Seperti Hewan

Misterikisah.com ~ Apa yang terlintas di pikiran saat mendengar “Kebun Binatang”?  Pastinya yang ada di benak kita adalah adalah tempat rekreasi dengan aneka satwa yang menjadi tujuan berlibur.

Tapi tahukah Anda, ternyata kebun binatang tak selalu selalu identik dengan fauna yang beragam. Dulu, di daratan Eropa pernah ada kebun binatang yang penghuninya bukan hewan-hewan lucu melainkan manusia. Kebun-kebun binatang tersebut memamerkan manusia dari berbagai belahan dunia sebagai daya tariknya. Jahat sekali bukan?

Anda tak percaya? Simak 7 kebun binatang yang juga diisi manusia yang akan membuat Anda mengelus dada:

1. Kebun Binatang Brussel, Belgia
Foto : theplaidzebra
Di Brussel, Belgia dulu pernah ada kebun hewan berisi manusia. Kebun binatang tersebut menampilkan anak perempuan asal Afrika sebagai bahan tontonan di kebun hewan. Anak perempuan ini dikenakan pakaian dan diletakkan dalam kandang seperti penghuni kebun binatang lainnya. Pengunjung yang menyaksikannya bisa memberinya makanan. Tapi sangat tidak manusiawi sekali bukan?

2.  Suku Selk’nam
Foto : 4.bp.blogspot
Malangnya nasib Suku Selk’Nam ini, mereka menjadi bahan tontonan para pengunjung kebun binatang. Hal ini dibuktikan dengan Foto yang diambil pada tahun 1889. Sebanyak 11 orang suku Selk’Nam ini dimasukan ke dalam sangkar dan dibawa tur keliling Eropa sebagai bahan pertunjukan. Carl Hagenbeck yang membawa mereka diyakini sebagai pionir atau orang pertama dengan ide membuat kebun hewan berisi manusia. Jahat sekali!

3. Kisah Ota Benga
Foto : encyclopediavirginia
Ota Benga sebenarnya warga asli Kongo, tapi naasnya pria ini, ia dijadikan bahan totntonan di kebun hewan Bronnk, New York pada tahun 1906. Ota Benga sendiri pada awalnya dibawa ke Amerika Serikat oleh Dr.Samuel P. Verner dari perbudakan di Sungai Kasai Kongo. Tapi ia dipaksa tampil sebagai tontonan dengan menggendong monyet di kebun binatang tersebut.


4. Sarah Bartman
Foto : media.keepo
Gadis bernama Sarah Bartman masih berusia 20 tahun saat ia direkrut oleh pedagang binatang pada tahun 1810. Bartman diming-imingi uang dan popularitas. Sarah memiliki daya tarik yakni bentuk bokong yang sangat menonjol. Untuk itu, ia dijadikan bahan tontonan. Gadis ini bahkan dikenalkan ke publik sebagai sesuatu yang baru dan eksotis. Tapi sayang, ia tak mendapatkan uang yang dijanjikan, Bartman meninggal dunia dalam keadaan miskin. Kejamnya lagi, ia tak mendapatkan pemakaman yang layak. Tapi otak, tengkorak bahkan alat vitalnya malah sempat dijadikan koleksi di Museum of Mankind, Paris hingga tahun 1974.

5. Kebun binatang manusia di Paris
Foto : media.keepo
Paris pada masa lampau menjadi kota di Eropa yang memiliki kebun binatang dalam jumlah besar. Tak hanya binatang tetapi juga memamerkan manusia yang ditempatkan pada enam desa. Masing-masing desa merupakan representasi dari Madagascar, Indochina, Sudan, Kongo, Tunisia dan Maroko. Keenam daerah tersebut merupakan wilayah jajahan Prancis pada masa itu. Kebun binatang ini pun sempat dikunjungi oleh jutaan orang saat itu.


6. Kampung Negro, Jerman
Foto : 2.bp.blogspot

Sama seperti Prancis, Jerman juga punya kebun binatang yang memamerkan manusia dengan nama Negro Village alias Kampung Negro. Tontonan utama di kebun hewan ini adalah ibu dan anak dari Afrika yang hidup di dalam pagar dan jeruji.


7. Suku Kawesar
Foto : media.keepo
Selain suku Selk’Nam dari Amerika Selatan, ada juga lima orang India yakni Suku Kawesar yang dijadikan bahan pertunjukan di Eropa. Mereka diculik dari kampung halamannya. Malangnya lagi, mereka semua meninggal dalam waktu satu tahun.

Baca Juga:

Bagaimana perasaan Anda melihat kebun binatang yang memamerkan manusia pada masa lampau? Menyedihkan bukan? Manusia bisa sejahat dan sekejam itu dengan sesamanya manusia. Semoga kita semua bisa belajar dari sejarah kelam tersebut dan tak akan terjadi lagi di masa mendatang. [Misterikisah/Yk]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...