Pendaki Ini Tersesat di Himalaya 47 Hari, Kakinya Penuh Belatung Saat Ditemukan - Misteri Kisah
loading...

Pendaki Ini Tersesat di Himalaya 47 Hari, Kakinya Penuh Belatung Saat Ditemukan

Misterikisah.com ~ Cerita tragis kembali terjadi pada salah satu pendaki gunung tertinggi di Himalaya. Seorang pendaki berusia 21 tahun, Liang Sheng Yueh, ditemukan selamat setelah menghilang 47 hari di Himalaya. Liang terjebak di sebuah lembah terpencil di Nepal bersama kekasihnya. Namun sayang, kekasih Liang meninggal tiga hari sebelum tim penyelamat menemukan mereka.

Seperti dikutip Misterikisah.com dari The Guardian, Senin 1 Mei 2017, dua pendaki asal Taiwan yang dinyatakan hilang di sebuah area terpencil di Nepal tujuh minggu yang lalu telah ditemukan. Tim penyelamat menemukan sepasang kekasih di Dhading, Nepal Tengah.

Liang selamat meskipun kehabisan perbekalan, sedangkan kekasihnya, Liu Chen Chun, ditemukan tidak bernyawa. Liu meninggal tiga hari sebelum regu penyelamat menemukan keduanya.

Saat ini Liang tengah dirawat di rumah sakit di Kathmandu setelah diangkat dari lembah di ketinggian 2.600 mdpl. Di lembah itulah, pasangan kekasih itu terjebak selama lebih dari satu bulan.

"Dia sedang tidur saat kami temukan. Dia langsung terbangun begitu mendengar suara kami. Kami agak terkejut menemukan dia masih hidup. Dia bilang gadis yang bersamanya telah meninggal tiga hari sebelumnya," kata salah satu anggota tim penyelamat, Madhav Basnyat.

Basnyat menambahkan pasangan tersebut berusaha mengikuti jalur sungai yang menuruni bukit dengan harapan menemukan sebuah desa. Tapi mereka terhenti karena sungai tersebut berakhir di sebuah air terjun dan tidak bisa mendaki kembali.

"Mereka terjebak selama 47 hari hingga kami temukan," katanya.

Berbicara dengan sedikit gemetar sambil menyecap sup panas, Liang menceritakan pengalaman yang tak akan dilupakannya itu. Menurutnya, hawa di atas gunung udaranya sangat dingin sehingga dia dan Liu susah untuk tidur.

"Saat dibawa ke mari, kakinya dimakan belatung dan dia kelaparan karena tidak makan lebih dari satu bulan," kata dokter Sanjay Karki.

Liang mengaku sebelum akhirnya kelaparan dia dan kekasihnya bertahan hidup dengan makan kentang dan mi instan sampai perbekalan mereka benar-benar habis. Sejak itu Liang dan Liu hanya mengandalkan air saja untuk bertahan hidup.

Di musim semi puncak Himalaya yang selalu bersalju selalu ramai dikunjungi para pendaki. Setidaknya 150.000 pendaki mengunjungi puncak Annapurna dan Everest setiap tahunnya.

Baca Juga:

Benar-benar mengerikan ya? [Misterikisah/ Tg]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...