Gara-gara Kebiasaan Orang Tua, Organ Tubuh Bayinya 'Remuk', Sering Dialami Tapi Tidak Disadari! - Misteri Kisah
loading...

Gara-gara Kebiasaan Orang Tua, Organ Tubuh Bayinya 'Remuk', Sering Dialami Tapi Tidak Disadari!

Tubuh bayi remuk karena kebiasaan orang tua, Misterikisah.com ~ Anak adalah titipan Ilahi yang patut dijaga dan dilindungi. Jika menyayangi anak, jangan sampai membahayakan mereka. Jangan sampai karena terlalu sayang, anak malah jadi tersiksa hingga membahayakan nyawanya.

Seperti kebiasaan ibu bernama Xiaowen ini. Dikutip Misterikisah.com dari Cerpen Suatu pagi, Xiaowen dan suaminya menemukan suhu tubuh anaknya sangat tinggi dan tampak lemah. Karena khawatir, mereka langsung membawa buah hatinya ke rumah sakit. 

Awalnya mereka mengira kalau itu hanya demam biasa. Tapi yang terjadi adalah kegagalan organ anak mereka dan membahayakan jiwanya. Xiawen pun hampir pingsan mendengarnya. Dia tidak mengira padahal anaknya begitu dia jaga dengan baik bagaimana bisa mendapat penyakit serius? 

Ternyata kata dokter anaknya mengidap sindrom lembab. Sehingga dia harus dibungkus dengan pakaian tebal, ditambah ruangan yang berisi ibu, ayah dan ditutup jendelanya. Hal ini sama saja meletakkan anak dengan sauna. Apalagi bayinya masih kurang dari 6 bulan.

Lingkungan yang panas, berkeringat sebenarnya merasakan hal yang sangat bertolak belakang dengan yang dirasakan orang dewasa. Sehingga dalam hal ini, anak-anak akan mulai demam tinggi berkepanjangan dan anak bisa mengalami kekurangan oksigen yang harusnya mengalir ke jaringan otak. Ini tidak hanya membahayakan bayi tapi juga dapat mengancam nyawanya.

Xiawen tidak pernah meninggalkan bayinya sejak bayinya itu lahir, karena takut kedinginan. Padahal rumahnya sudah terpasang pemanas, ditambah membungkusnya dengan 2 lapis selimut tebal. Padahal hal ini sangat berbahaya apalagi bagi seorang bayi. Xiawen begitu menyesal mendapati bayinya terbaring di indikator.

Semoga kejadian ini menjadi peringatan buat ibu-ibu agar menjaga anaknya untuk tidak memberi kehangatan berlebihan pada anak. Jangan membungkusnya terlalu ketat, dan perhatikan pula ventilasi udara di ruangan anak. [Misterikisah/ Wb]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...