Kenali Tanda Pria Pembawa Virus HPV, Faktor Kanker Serviks Yang Membunuh Jupe - Misteri Kisah
loading...

Kenali Tanda Pria Pembawa Virus HPV, Faktor Kanker Serviks Yang Membunuh Jupe

Misterikisah.com ~ Seperti diketahui, Jupe berpulang karena kanker serviks. Ya, kanker serviks tergolong kanker ganas yang biasa menyerang kaum hawa. Anda patut tahu pria memang tidak bisa terkena kanker serviks karena tidak mempunyai rahim.




Tapi, virus kanker serviks yang disebut HPV bisa menempel di organ pribadi pria. Akibat yang ditimbulkannya adalah genital warts (semacam kutil) yang tumbuh pada daerah organ pribadi.
Meski demikian, para ahli medis meyakini, HPV tidak menimbulkan masalah kesehatan serius bagi kaum Adam. 

Namun, keberadaannya harus diwaspadai, pria yang terinfeksi HPV berpotensi besar malah menularkan virus tersebut ke pasangannya. Misal, seorang pria yang suka jajan atau berhubungan dengan PSK kemudian tertular HPV, dia berpotensi akan menularkan virus itu ke istrinya.

Salah satu contohnya adalah kasus perceraian Jupe. Pada sidang perceraiannya dengan pemain sepak bola Gaston Castanho di Pengadilan Jakarta Selatan, Jupe menyebut dirinya tertular virus HPV gara-gara Gaston.

"Kanker serviks yang dialami penggugat (Jupe) diakibatkan karena gaya hidup tergugat (Gaston) yang suka bergonta-ganti pasangan," kata Metua Majelis Hakim, Pudji Tri Rahadi saat pembacaan gugatan cerai Jupe, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,12/5/2016 silam.

Bagi pria, dampak HPV akan mengerikan kalau dia suka berhubungan sesama jenis. Sebab dia akan rentan terkena kanker dubur. Berdasarkan penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pria gay dan biseksual berisiko 17 kali lebih berpeluang mengembangkan HPV.

“Hubungan ini menjadi penyebab terbesar penularan HPV,” dr. Fitriyadi Kusuma, SpOG (K), Konsultan Kanker Kandungan dan Staf Pengajar FKUI Divisi Onkologi Ginekologi di sebuah seminar kesehatan pada akhir Desember 2013.

Melihat fakta tersebut, sebenarnya kanker serviks dapat dicegah dengan menghindari faktor risikonya, yakni tidak berhubungan bebas di usia belia atau di bawah 17 tahun.

“Menghindarinya saat di usia terlampau muda, tidak berganti-ganti pasangan, dan tidak merokok adalah hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjauhkan risiko kanker serviks,” ujarnya.

Berhubungan dengan pasangan di luar nikah apalagi di umur terlalu dini menjadi faktor risiko karena organ-organ reproduksi yang belum berkembang sempurna. Hal itulah yang menjadikannya rentan mengalami lesi atau luka ketika berhubungan seksual.

Ketika terjadi lesi, HPV lebih mudah masuk dan menginfeksi jaringan kelamin yang akan berkembang menjadi kanker di kemudian hari. Selain itu, karakter HPV lebih mudah berkembang di jaringan yang masih muda.

Sebab, virus ini lebih menyukai jaringan yang licin dan halus yang umumnya dimiliki oleh organ reproduksi yang masih muda.

Bagaimana menurut Anda? [Misterikisah/ Tn]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...