Robot Pemuas Hasrat, Harganya Selangit Tapi Laris Manis Dan Jadi Tren, Tapi Beginilah Bahayanya - Misteri Kisah
loading...

Robot Pemuas Hasrat, Harganya Selangit Tapi Laris Manis Dan Jadi Tren, Tapi Beginilah Bahayanya

Bahaya robot pemuas hasrat, Misterikisah.com ~ Robot pemuas hasrat menjadi produk teknologi yang kekinian sekaligus menjanjikan dan dianggap revolusioner. Namun di balik itu semua, robot pemuas hasrat juga memiliki risiko yang patut diwaspadai.

Hal ini diungkap oleh penulis laporan bertajuk Foundation for Responsible Robotic. Menurutnya, robot pemuas hasrat bisa dijadikan teman bagi orang tua dan pria yang memiliki masalah dalam hubungan percintaan. Namun di sisi lain, robot pemuas hasrat juga bisa memberikan dampak negatif bagi citra seorang wanita.

"Robot bisa menjadi revolusi bagi dunia s*ks, membantu orang yang memiliki masalah dalam menjalin sebuah hubungan. Secara tidak langsung, mereka bisa meningkatkan objektivitas yang buruk terhadap kaum wanita dan kerap digunakan untuk memuaskan hasrat yang seharusnya tidak sah," ujar Wynsberghe, seperti dikutip Misterikisah.com dari The Guardian, (5/7/2017).

Padahal, kata dia, nilai kebaikan dari sebuah robot pemuas hasrat lebih banyak ketimbang hanya dipakai untuk memuaskan nafsu belaka. Misalnya, kata dia, bisa menjadi teman bagi orang tua yang kesepian ditinggal anak-anaknya, menjadi asisten bagi orang cacat, atau menemani mereka yang terkena trauma. Saat ini diketahui setidaknya ada empat pabrikan yang membuat robot pemuas hasrat. 

Robot-robot tersebut dibanderol dengan harga US$5.000 sampai US$15.000. Memang tergolong mahal, makanya mereka berniat untuk membuat robot seks yang harganya lebih terjangkau.
Salah satu manufaktur, RoxxxyGold, dikabarkan membuat sebuah robot bernama Frigid Farah, yang digambarkan sebagai robot yang pemalu. Dalam panduan manual, produsen pembuatnya menuliskan 'jika disentuh di bagian privat, Farah akan marah dan berontak'. Hal ini dianggap akan memicu pemiliknya berfantasi melakukan rudapaksa.

"Dari sini ada pro dan kontra. Di sisi lain, orang akan berkata 'lebih baik memperkosa robot ketimbang wanita sebenarnya'. Namun orang yang berseberangan akan menilai robot ini dapat meningkatkan keinginan orang untuk melakukan pemaksaan. Ini sama halnya dengan pemikiran terhadap produsen yang membuat robot pemuas hasrat anak-anak, dianggap hanya akan meningkatkan perilaku paedofilia," ujar profesor robotik dan artificial intelligence dari Sheffield University, Noel Sharkey.

Bahkan, yang ditakutkan Wynsberghe, robot pemuas hasrat hanya akan memperkuat objektivitas wanita ke arah yang negatif. Pasalnya, robot pemuas hasrat versi perempuan dibuat berdasarkan representasi dari industri p0rn0gr4f1. 

Dampaknya mengerikan ya? Bisa-bisa pria dan wanita enggan menikah dan populasi manusia menjadi berkurang. [Misterikisah/ Tg]

Loading...
Suka Artikel Ini?
Loading...